Waktu Yang Mulia, Ramadhan


Saat yang sangat berharga, dimana apapun bisa di convert menjadi sebuah nikmat berupa pahala. Bulan ini dimana mulianya dari semua bulan, Ramadhan.. Bulan yang sangat mulia, sangat berharga dan sangat amat harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Lantas bagaimana kita mengisi dan memuliakan saat ini?? ditengah gelombang pandemi COVID-19 yang banyak merasa mengeluh sana-sini..

Waktu.. Bagaimana kita menghargai dan mengisi?

Waktu adalah kesempatan untuk memakmurkan akhirat dan membangun kebahagiaan, atau sebaliknya waktu dapat digunakan untuk menghancurkan akhirat dan kesengsaraan yang panjang, karena mulianya waktu maka Allah bersumpah dengan bagian-bagiannya, bahkan Allah bersumpah dengan waktu semuanya ; malam juga siangnya, Allah subhanahu wata'ala berfirman :

(وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى (1) وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى)
Artinya : Demi malam apabila menutupi (cahaya siang), dan siang apabila terang benderang. (QS.Al-lail : 1-2).

Mengapa bisa begitu? Karena waktu merupakan nikmat yang sangat agung dan sayang untuk dicampakkan.. Apalagi saat ini adalah bulan dimana segala akan berlipat ganda.

Ibarat kita ini adalah gelas kosong yang berisi kehampaan dan sampah sisa minuman. saat inilah waktu yang sangat tepat untuk mengisi dengan cepat dan membersihkan secara kilat. Namun bukan berarti saat sebelum dan sesudah ini adalah waktu yang tidak tepat, karena yang paling bagus itu bukan menunggu waktu yang tepat namun bagaimana kita lekas memulai dan lekas melesat. 
Cobalah untuk tidak menjadi orang yang sukses, tetapi cobalah untuk menjadi orang yang bernilai, Albert Einstein.
Sekarang bagaimana kita melangkah, menggerakkan sedikit secara perlahan, dan terus mengusahakan agar nikmat yang tak bisa diulang ini bisa kita manfaatkan. Muliakan Ramadhan dengan segala kebaikan, mencoba terus menjadi pribadi yang mengarah menuju kebaikan. Abaikan nyinyiran orang ataupun segala candaan dan perhatian orang-orang di sekitar lingkungan. Mari belajar terus untuk menuju kebaikan dan terus menatap kedepan. Sakit dan pahit itu adalah seni dan hiburan. Jangan terus kita larutkan dan tenggelam, namun mari kita jadikan pelajaran.

Mari isi dan mengisi waktu nan mulia ini, Nikmati ramdhan ini dengan mengingat kan diri agar lebih banyak menitik kebaikan dan hindari sebanyak mungkin kemungkaran. Run Back to GOD..
Kediri, May 2020M/Ramadhan 1441H
roel's

Comments